Silabus Mata Kuliah Pengantar Kajian Kesusastraan


SILABUS

Matakuliah                              : Pengantar Kajian Kesusastraan

Kode Matakuliah                      : SSD 116

Semester                               : I

Bobot                                     : 2 SKS

Dosen                                    : 1. Yerri Satria Putra, S.S.

2. Herry Nur Hidayat, S.S., M.Hum.

  1. A. Sinopsis

Matakuliah Pengantar Kajian Kesusastraan ini merupakan matakuliah yang menjadi dasar pengetahuan dan pemahaman mahasiswa terhadap sastra dan kesusastraan. Mahasiswa akan mendapatkan gambaran umum dan menyeluruh mengenai pengertian dan hakikat sastra dan kesusastraan. Selain pengetahuan tentang ragam (genre) karya sastra sebagai bahan kajian, mahasiswa juga akan mendapatkan pengetahuan tentang beberapa model pendekatan yang dapat digunakan dalam sebuah penelitian sastra dalam rangka memahami karya sastra tersebut.

  1. B. Kompetensi Umum

Mahasiswa mengetahui dan memahami pengertian dasar serta hakikat sastra dan karya sastra. Secara umum mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan perbedaan karya sastra dengan nonsastra yang berhubungan dengan fiksionalitas sastra. Pada akhirnya, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi pendekatan yang sesuai dengan sebuah ragam karya sastra.

  1. C. Pokok-Pokok Materi Perkuliahan
    1. Sastra dan Ilmu Sastra
      1. Pengertian dan Hakikat Sastra
      2. Fiksionalitas Karya Sastra
      3. Sejarah Sastra
      4. Teori Sastra
      5. Kritik Sastra
  2. Genre Karya Sastra
    1. Prosa
    2. Puisi
    3. Drama
  3. Pendekatan Terhadap Karya Sastra
    1. Mimetik
    2. Objektif
    3. Ekspresif
    4. Pragmatik

  1. D. Sistem Penilaian

Penentuan nilai akhir akan menggunakan pembobotan sebagai berikut.

  1. Evaluasi Tengah Semester                                25%
  2. Diskusi, Presentasi                                          45%
  3. Evaluasi Akhir Semester atau Tugas Akhir          25%
  4. Kehadiran dan Partisipasi                                  5%
  1. E. Tata Tertib Perkuliahan

Tata tertib berikut diberlakukan baik untuk dosen maupun mahasiswa.

  1. Perkuliahan dimulai sesuai jadwal yang ditentukan;
  2. kuliah ditiadakan jika dosen terlambat masuk 30 menit dari jadwal yang telah ditentukan dan dicarikan waktu pengganti dengan kesepakatan antara dosen dan mahasiswa.
  3. untuk dosen:
    1. dosen berpakaian rapi dan tidak merokok di dalam kelas;
    2. dosen tidak diperbolehkan mengucapkan kata-kata yang menyinggung etnisitas dan agama;
    3. dosen harus memberitahukan tempat-tempat mencari bahan atau referensi matakuliah.
    4. untuk mahasiswa:
      1. mahasiswa yang terlambat lebih 10 menit tidak diperkenankan mengikuti perkuliahan;
      2. berpakaian rapi (sepatu atau sepatu sandal serta berkemeja atau kaus berkerah) dan sopan (tidak ketat dan tidak pendek);
      3. pertanyaan yang berkenaan topik pembelajaran tidak terbatas hanya di dalam kelas;
      4. tidak diperbolehkan merokok;
      5. segala bentuk alat komunikasi di dalam kelas harus dalam keadaan tanpa suara;
      6. diperbolehkan izin untuk tidak masuk dengan surat keterangan sakit atau keterangan lain yang dianggap relevan;
      7. diperbolehkan izin keluar kelas untuk keperluan mendadak secara bergantian;
      8. mahasiswa yang diketahui berbuat plagiat, menyontek, dan berbuat kecurangan lain dalam proses pembelajaran akan diberi sanksi nilai E;
      9. mahasiswa dengan kehadiran ≥ 90% jumlah perkuliahan akan mendapatkan tambahan nilai 5% dari nilai total untuk nilai akhir;
      10. Mahasiswa yang mengumpulkan tugas sebelum atau tepat waktu akan mandapatkan tambahan nilai 5% dari nilai yang diperoleh.
      11. Pelanggaran terhadap tata tertib tersebut akan diberi sanksi baik langsung maupun tidak langsung.
  1. F. Bahan Bacaan

Aminuddin. 2000. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Luxemburg, Jan van, Mieke Ball, dan Willem G. Weststeijn. 1989. Pengantar Ilmu Sastra (diindonesiakan oleh Dick Hartoko). Jakarta: Gramedia.

Nurgiyantoro, Burhan. 1998. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: UGM Press.

Pradopo, Rachmat Djoko. 2002. Kritik Sastra Indonesia Modern. Yogyakarta: Gama Media.

Teeuw, A. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.

Wellek, Rene, dan Austin Warren. 1990. Teori Kesusastraan (diindonesiakan oleh Melani Budianta). Jakarta: Gramedia.