Silabus Morfologi


SILABUS

MATA KULIAH MORFOLOGI BAHASA MINANGKABAU

Kode Mata Kuliah: SSD 205

I. Pengajar:`  1. Dra. Reniwati, M. Hum

2. Dra. Noviatri, M. Hum

3. Rona Almos, S. S., M. Hum

II. Sinopsis

Mata kuliah ini adalah Mata kuliah bagi mahasiswa yang telah lulus Pengantar Linguistik Umum. Di dalam perkuliahan ini akan dibahas seluk-beluk morfem, proses morfologis pembentukan kata, dan kategori kata, khususnya dalam bahsa Minangkabau.

iII. Kompetensi Umum

Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar dalam morfologi, proses morfologis kata beserta fungsi dan maknanya, dan  juga mampu mengklasifikasi dan mengidentifikasi kelas kata

IV. Tujuan Pembelajaran (kompetensi hard skill)

Setelah menempuh mata kuliah ini mahasiswa diharapkan:

. Mampu menjelaskan perbedaan morf, alomorf, morfem dan kata,

– Mampu menerapkan prinsip pengenalan  morfem,

. Mampu menjelaskan seluk beluk pembentukan kata,

. Mampu menerapkan  masing-masing proses pembentukan kata berdasarkan bentuk, distribusi, fungsi, dan maknanya.

V.Outcome pembelajaran (tambahan kompetensi softskill):

Setelah memenuhi tujuan pembelajaran  mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan juga memiliki kompetensi sebagai berikut:

  • penghargaan/ apresiasi pendapat/toleansi  terhadap pendapat orang lain
  • bekerja sama
  • share vision
  • time management
  • tanggung jawab
  • kreatif
  • komunikasi

VI. Bahan

1. Pengantar Morfologi

2. Konsep Dasar

3. Pengenalan Morfem

4. Deretan Morfologis

5. Proses Morfologis

6. Konstruksi Morfologis

7. Morfofonemik

8. Kelas Kata

VII. Sistem Penilaian

  1. Kehadiran     : 10%
  2. Partisipasi     : 10 %
  3. Tugas             : 15%
  4. UTS                 : 25%
  5. UAS                : 40%

VIII. Tata Tertib Perkuliahan

Untuk tertib dan lancarnya perkuliahan perlu aturan bagi dosen dan makasiswa.

Untuk dosen:

–          Dosen membicarakan  kontrak perkuliahan dengan mahasiswa

–          Dosen memberitahukan Silabus/RPKPS

–          Dosen harus menyelenggarakan kuliah minimal 85 %.

–          Dosen harus mengembalikan lembar jawaban ujian (UTS) dan koreksi tugas kepada mahasiswa

–          Kuliah dibatalkan jika dosen telambat lebih dari 15 menit

–          HP dosen dalam keadaan mati dalam kelas

Untuk mahasiswa:

–          Mahasiswa tidak diperkenankan masuk kelas bila terlambat lebih dari 15 menit

–          Mahasiswa harus menghadiri kuliah minimal 75 % dan apabila kurang dari itu, maka mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti Ujian Akhir Semester

–          Tugas harus diserahkan tepat waktu dan  tidak akan diterima dosen apabila terlambat menyerahkannya.

–          Mahasiswa tidak diperkenankan memakai sandal dan kaus oblong

–          HP mahasiswa dalam keadaan mati dalam kelas

IX. Bahan Bacaan

Alisjahbana,S. Takdir. 1980. Tatabahasa Baru Indonesia. Jakarta: Dian Rakyat.

Bauer, Laurie. 1988. Introducing Linguistic Morphology. Edinburgh Uniyversity Press.

Dardjo Widjojo, Soedjono. 1985. Perkembangan Linguistik Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Kridal;aksana, Harimurti. 1986. Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Kridal;aksana, Harimurti. 1996. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Edisi kedua. Jakarta: Gramedia.

Kridalaksana, Harimurti. 1994. Kamus Linguistik. Edisi kedua. Jakarta: Gramedia.

Matheud, R. H. 1974. Morphology: An Introduction to the Theory ofr Word Structures. London: Cambridge University Press.

Muslich, Masnur. 1990. Tata Bentuk Bahsa Indonesia. Malang: Yayasan Asah Asuh.

Nida, Eugene A. 1949. Morphology the Descriptive Analiysis of Word. Harcout Brace Co: In London.

Ramlan, M. 1983. Morfologi Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: Karyono.

Ramlan, M. 1987. Sintaksis. Yogyakarta: Karyono.

Ramlan, M. 1990. Tatabahasa Indonesia. Penggolongan Kata. Yogyakarta: Ando Offset.

Samsuri. 1985. Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga.

Simatupang. 1983. Reduplikasi Morfemis Bahasa Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Tarigan Guntur. 1985. Pengantra Morfologi. Bandung: Angkasa.