Silabus Sejarah Kajian Bahasa Minangkabau


SILABUS

Mata Kuliah          : Sejarah Kajian Bahasa Minangkabau

Kode Mata Kuliah: SSD 213

Semester               : V/VII

Bobot                    : 2 SKS

MK Persyarat       :

Dosen                   :

  1. Sinopsis

Di dalam perkuliahan ini akan diperkenalkan tokoh-tokoh pengkaji bahasa Minangkabau beserta hasil kajiannya.

  1. Kompetensi Umum

Mahasiswa  mampu merekonstruksi sejarah kajian bahasa  Minangkabau dari zaman dahulu hingga sekarang.

  1. Tujuan Pembelajaran (kompetensi hard skill)

Setelah menempuh mata kuliah ini mahasiswa diharapkan:

1.   Mampu merekonstruksi periodeisasi sejarah kajian bahasa Minangkabau

  1. Menjelaskan bidang pengkajian terhadap bahasa Minangkabau
  2. Menjelaskan tokoh-tokoh yang sudah melakukan kajian
  3. Dapat menarikbenang merah pengkajian terhadap bahasa Minangkabau

D.Outcome pembelajaran (tambahan kompetensi softskill):

Setelah memenuhi tujuan pembelajaran  mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan juga memiliki kompetensi sebagai berikut:

  • penghargaan/ apresiasi pendapat/toleransi  terhadap pendapat orang lain
  • share vision
  • time management
  • tanggung jawab
  • kreatif
  • inisiatif
  1. Bahan
    1. Tokoh-tokoh asing yang mengkaji bahasa Minangkabau.
    2. Tokoh-tokoh Indonesia (termasuk dari Minangkabau) yang mengkaji bahasa Minangkabau.
    3. Kajian bahasa Minangkabau sebelum kemerdekaan.
    4. Kajian bahasa Minangkabau pascakemerdekaan.
  1. Sistem Penilaian

1. Kehadiran          : 10%

  1. Partisipasi         : 10 %
  2. Tugas               : 15%
  3. UTS                 : 25%
  4. UAS                : 40%
  1. Tata Tertib Perkuliahan

Untuk tertib dan lancarnya perkuliahan perlu aturan bagi dosen dan makasiswa.

Untuk dosen:

–         Dosen membicarakan  kontrak perkuliahan dengan mahasiswa

–         Dosen memberitahukan Silabus/RPKPS

–         Dosen harus menyelenggarakan kuliah minimal 85 %.

–         Dosen harus mengembalikan lembar jawaban ujian (UTS) dan koreksi tugas kepada mahasiswa

–         Kuliah dibatalkan jika dosen telambat lebih dari 15 menit

–         HP dosen dalam keadaan mati dalam kelas

Untuk mahasiswa:

–         Mahasiswa tidak diperkenankan masuk kelas bila terlambat lebih dari 15 menit

–         Mahasiswa harus menghadiri kuliah minimal 75 % dan apabila kurang dari itu, maka mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti Ujian Akhir Semester

–         Tugas harus diserahkan tepat waktu dan  tidak akan diterima dosen apabila terlambat menyerahkannya.

–         Mahasiswa tidak diperkenankan memakai sandal dan kaus oblong

–         HP mahasiswa dalam keadaan mati dalam kelas

  1. Bahan Bacaan

Moussay, Gerard. 1981. La Langue Minangkabau. Association Archipel.