Silabus Sintaksis


SILABUS

Mata Kuliah          : Sintaksis

Kode Mata Kuliah:

Semester               : IV

Bobot                    : 2 SKS

MK Persyarat       : PLU

Dosen                   : Dra. Lindawati, M. Hum

Rona Almos, S. S., M. Hum.

Bahren, SS

  1. Sinopsis

Mata kuliah ini diselengarakan untuk membekali mahasiswa dengan  pengetahuan kaidah –kaidah sintaksis bahasa Minangkabau dan ketrampilan menganalisis teks dengan menerapkan teori sintaksis terkini pada teks berbahasa Minangkabau. Adapun topik  yang akan diberikan dalam mata kuliah ini adalah berbagai  teori dan metode analisis satuan bahasa  dalam tataran sintaksis, seperti teori strutural, transformasi dan teori fungsi

  1. Kompetensi Umum

Mata kuliah ini merupakan kelanjutan dari bahasa PLU 2 yang mana dalam PLU 2 itu sudah dibahas tentang berbagai kaidah sambung kata .dalam satuan frase bahasa Minangkabau. Selanjutnya pada sintaksis ini kajian difokuskan pada satuan kalimat dan wacana. Untuk itu akan diperkenalkan berbagai  struktur sintaksis bahasa Minangkabau dan berbagai toeri dan metode analisis sintaksis terkini dan menerapkanya dalam bahasa Minangkabau.

C. Manfaat Mata Kuliah

Kuliah ini diberikan untuk membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan berbahasa Minang dalam bentuk lisan dan tulisan dan mampu menjelaskan atau menganalisis kalimat dalam berbagai bentuk dan berbagai fungsi tutur. Kuliah ini akan bermanfaat untuk memahami  mata kuliah wacana dan pidato pasambahan yang akan ditawarkan pada semester lebih tinggi.

D. Tujuan Instruksional

Di akhir perkuliahan ini mahasiswa mampu dalam hal berikut:

  1. Menjelaskan apa itu kalimat.
  2. Menyebutkan dan menjelaskan berbagai jenis kalimat dan dasar pengklasifikasiannya.

3. Menjelaskan prinsip dasar berbagai teori sintaksis (struktural, transformasional,

fungsional)

  1. Menerapkan berbagai teori untuk menganalisis berbagai  bentuk dan fungsi kalimat bahasa Minangkabau

E. Outcome Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran mata kuliah ini, mahasiswa mahasiswa memiliki kompetensi sebagai berikut:

  1. Mahasiswa dapat menuturkan, menulis  dan, menganalisis teks berbahasa Minangkabau yang baik dan benar.
  2. Mahasiswa dapat menggunakan kemampuan berbahasa Minangnya untuk menggali pengetahuan yang lain yang tersimpan dalam bahasa Minang.
  3. Mahasiswa peduli terhadap kemurnian dan pelestaraian bahasa Minang

F. Sistem perkuliahan

Setiap pokok bahasan memiliki pola penyajian yang relatif sama. Setelah dosen menjelaskan secara ringkas pokok bahasan , mahasiswa disuruk menganaliss teks  barbahasa Minang lisan, dan tertulis yang diambil dari berbagai sumber.

Dalam menentukan nialai akhir digunakan pembobotan sebagai berikut

  1. Kehadiran: 10%
  2. Partisipasi: 10 %
  3. Tugas        : 10%
  4. UTS          : 30%
  5. UAS         : 40%

Skema Proses Pembelajaran

Konsep Sintaksis

Penertian kalimat

Unsur kalimat

Pemadu kalimat

Jenis kalimat

Aneka Teori dan Metode analisis kalimat

H. Tata Tertib Perkuliahan

Untuk tertib dan lancarnya perkuliahan perlu aturan bagi dosen dan makasiswa

Untuk dosen dan mahasiswa

Kuliah dinyatakan sah jika perkuliaan diselenggarakan minimal 75 %

Untuk dosen

Kuliah dibatalkan jika dosen telambat lebih dari 15 menit

Dosen melengkapi kuliah dan memberi tahu tempat dan waktu jika ada jadwal kuliah pengganti

HP dosen dalam keadaan off dalam kelas

Untuk Makhasiswa

Mahasiswa dilarang masuk jika terlambat lebih dari 15 menit

Berpakaian pantas

Tidak diperkenankan pakai sandal dan kaus oblong

Dll

I. Referensi

  1. Kridalaksana, Harimurti, 1985. Tata Bahasa Deskriptif: Sintaksis Bahasa Indonesia, Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
  2. Kridalaksana, Harimurti, 1988. Beberapa Prinsip Perpaduan Leksem dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.
  3. Moliono, Anton. M. 1988Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.
  4. Ramlan, M. 1983. Sintaksis. Yogyakarta: UP. Karyono.
  5. Samsuri, 1985. Tata Kalimat Bahasa Indonesia. Jakarta: Sastra Hudaya
  6. Tarigan, H. Guntur, 1983. Prinsipprinsip Dasar Sintaksis. Bandung: Angkasa.