Abstrak Skripsi Okto Arianto


ABSTRAK

Okto Arianto.04 186 010.PELANGGARANHUKUMADATMINANGKABAUDALAM KABAANGKUKAPALOSITALANG(KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA). Pembimbing : Drs. Wasana, M.Hum dan Dra. Satya Gayatri, M.Hum.

Skripsi ini merupakan hasil dari penelitian terhadap kaba Angku Kapalo Sitalang yang menggunakan kajian sosiologi sastra. Dalam kaba Angku Kapalo Sitalang ada persoalan pelanggaran hukum adat yang dilakukan oleh tokohnya. Pembahasan tentang pelanggaran hukum adat Minangkabau dibatasi pada undang-undang nan dua puluh.

Dalam penelitian ini menjelaskan penganalisisan struktural berupa unsur intrinsik diantaranya alur, latar, penokohan dan tema. Selanjutnya, sosiologi sastra adalah cabang penelitian sastra yang bersifat reflektif. Penelitian ini melihat sastra sebagai cermin kehidupan masyarakat. Dalam kaitan ini, sastra merupakan cermin langsung dari berbagai bentuk-bentuk pelanggaran hukum adat yang ada dalam kehidupan masyarakat. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.

Dari penelitian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa persoalan tentang pelanggaran hukum adat dalam kaba Angku Kapalo Sitalang ditemukan lima bentuk kejahatanyaitu pertama, samun saka (samun sakar), kedua, kicuah kicang (kicuh kicang), ketiga, sumbang salah (sumbang salah), keempat, sia baka (siar bakar) dan kelima, tikam bunuh (tikam bunuh). Dalam proses penerapan hukum adat, hanya satu yang berjalan dari lima bentuk kejahatan yaitu tikam bunuh. Dampak sosial dari pelanggaran hukum adat dalam kaba Angku Kapalo Sitalang yaitu pertama, pudarnya nilai-nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat, kedua, terganggunya keseimbangan sosial masyarakat, dan ketiga, meningkatnya kriminalitas. Akhirnya tujuan dari hidup bermasyarakat yang aman, tentram dan sejahterah tidak tercapai.