Abstrak Skripsi Suria Dewi Fatma


ABSTRAK

SURIA DEWI FATMA. 2009. KEPERCAYAAN MASYARAKAT DALAM KABA PUTI NILAM CAYO KARYA SJAMSUDIN SUTAN RAJO ENDAH TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA. JURUSAN SASTRA DAERAH MINANGKABAU, FAKULTAS SASTRA, UNIVERSITAS ANDALAS PADANG.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa dalam Kaba Puti Nilam Cayo terdapat beberapa hal menarik yang patut untuk dijadikan bahan penelitian. Hal menarik tersebut berisi tentang informasi dan persolan-persoalan apa saja yang terjadi yang kemudian akan dibahas dalam penelitian selanjutnya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan analisis struktur dan teori sosiologi sastra. Analisis struktur digunakan sebagai tahap awal untuk menganalisis bab berikutnya, diantaranya tokoh dan penokohan, latar dan alur.

Metode dan teknik penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan data deskriptif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau tokoh-tokoh pelaku yang diamati.

Penelitian ini juga menggunakan teori sosiologi sastra. Sosiologi sastra adalah sebuah model pendekatan sastra dengan mempertimbangkan hubungan dengan masyarakat yang melahirkan karya tersebut. Dengan kata lain, penelitian ini menekankan permasalahan pada persolan magis dalam Kaba Puti Nilam Cayo. Persolan magis tersebut berhubungan dengan rutinitas dan tindakan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap peristiwa itu sendiri seperti manusia keramat, tongkat keramat, naga keramat dan mustika naga serta gajah keramat.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Kaba Puti Nilam Cayo adalah kaba yang menggambarkan realitas dari kondisi sosial masyarakat Minangkabau yang penuh dengan persoalan-persoalan. Tentunya yang berhubungan dengan persoalan magis. Pada saat sekarang ini pun masih kita temukan persolan tersebut di tengah-tengah masyarakat seperti halnya paranormal, praktek perdukunan dan lain sebagainya. Zaman boleh saja maju dan berkembang, namun tidak akan dapat mengubah kebiasaan masyarakat untuk tidak mempercayai hal yang demikian. Dengan kata lain persoalan tersebut tidak lekang oleh zaman.